Layanan Informasi: Mencegah Perundungan (Bullying) di Sekolah dengan Media Puzzle
DOI:
https://doi.org/10.31851/7qvmc963Abstract
Pertumbuhan anak merupakan tahap dimana anak mampu menemukan jati diri mereka. Dalam tahap ini, anak mampu melakukan berbagai aktivitas untuk mengeksplorasi diri mereka. Proses ini tidak hanya didorong oleh lingkungan keluarga, tetapi juga dari lingkungan sekolah anak. Ketika anak mencari jati dirinya, seringkali anak kurang memahami cara berteman dan membangun hubungan pertemanan yang baik. Ketidakpahaman ini akan menyebabkan mereka terlibat dalam perilaku bullying terhadap teman sebaya. Perilaku bullying di sekolah merupakan permasalahan yang serius yang menyebabkan dampak negatif di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, penulis berupaya memberikan layanan informasi yang dapat membantu mengurangi kasus perundungan (bullying) dengan meningkatkan pemahaman mengenai perundungan serta pencegahan terjadinya perundungan di sekolah dengan menggunakan media puzzle. Layanan informasi tentang pencegahan perundungan (bullying) dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Al Madinah, yang dipilih berdasarkan observasi yang menunjukkan kurangnya sosialisasi mengenai masalah ini. Kemudian adanya evaluasi, tim pengabdian masyarakat dapat mencari solusi mengenai kendala-kendala yang terjadi sehingga program pengabdian kepada masyarakat ini dapat lebih efektif.
References
Ali, M. (2011). Psikologi remaja: Perkembangan peserta didik.
Astuti, P. R. (2008). Meredam bullying: 3 cara efektif mengatasi KPAC kekerasan pada anak.
Desriani, D., & Devita, Y. (2019). The effect of health education on bullying knowledge among primary school student. JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan, 8(2), 28–34.
Donnellan, C., Hevey, D., Hickey, A., & O’Neill, D. (2006). Defining and quantifying coping strategies after stroke: a review. Journal of Neurology, Neurosurgery & Psychiatry, 77(11), 1208–1218.
Firmansyah, F. A. (2021). Peran Guru Dalam Penanganan Dan Pencegahan Bullying di Tingkat Sekolah Dasar. 2(3), 205–216. https://doi.org/10.18592/jah.v2vi3i.5590
Halim Hanafi, A. (2011). Metodologi Penelitian Bahasa untuk Penelitian Tesis, dan Disertasi. Jakarta: Diadit Media Press.
Harahap, R. S. (2023). PERAN GURU DALAM PENCEGAHAN BULLYING DI SEKOLAH SMKS (X) RANTAUPRAPAT DI TINJAU DARI PERATURAN KEMENDIKBUD NO. 82 TAHUN 2015. Tugas_ Akhir (Artikel): Jumal Research And Development Joumal OfEducation, 9(1), 357–364.
Klomek, A. B., Sourander, A., & Gould, M. (n.d.). The Association of Suicide and Bullying in Childhood to Young Adulthood: A Review of Cross-Sectional and Longitudinal Research Findings.
Meleong Lexy, J. (2006). Metodologi Penelitian kualitatif, Edisi Revisi, Bandung: PT. Rosda Karya.
Nies, M. A., & McEwen, M. (2019). Keperawatan kesehatan komunitas dan keluarga.
Padgett, S., & E. Notar, C. (2013). Bystanders are the Key to Stopping Bullying. Universal Journal of Educational Research, 1(2), 33–41. https://doi.org/10.13189/ujer.2013.010201
Pengurangan, E. G., Dampak, D., Bullying, B., Speech, D. H., Kalangan, D., Ivone, P., Tanujaya, K., Angel, E., Angelica, J., Marselina, I., Alfira, N., & Manik, E. A. (n.d.). Prosiding National Conference for Community Service Project (NaCosPro). http://journal.uib.ac.id/index.php/nacospro
Potter, & Perry. (2009). Fudamental Keperawatan Edisi 7 Buku 1 (Salemba Medika).
Rahmawati, S. W. (2016). Peran Iklim Sekolah terhadap Perundungan. In Jurnal Psikologi (Vol. 43, Issue 2).
Rigby, K., & Slee, P. T. (1991). Bullying among Australian school children: Reported behavior and attitudes toward victims. The Journal of Social Psychology, 131(5), 615–627.
Rusnoto, R., & Syafiq, A. N. (2017). Faktor–Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Bullying pada Anak Sekolah di MTs Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Klambu Kabupaten Grobogan. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 8(1), 49–57.
Salsabila, H., Nurnazhiifa, K., Sati, L., & Windayana, H. (2022). Peran Layanan Khusus Bimbingan dan Konseling dalam Mencegah dan Menangani Kasus Bullying di Sekolah. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(3), 290–298. https://doi.org/10.31004/aulad.v4i3.228
Sitasari, N. W. (2017). PERSEPSI TENTANG PERILAKU BULLYING DITINJAU DARI JENIS KELAMIN. In Jenis Kelamin Jurnal Psikologi (Vol. 15). www.sampoernafoundation.com
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Usman, I. (n.d.). KEPRIBADIAN, KOMUNIKASI, KELOMPOK TEMAN SEBAYA, IKLIM SEKOLAH DAN PERILAKU BULLYING.
Wiyani, N. A. (2012). Save our children from school bullying. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 129.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Risma Kumara Rani, Reggiana Brescia, Susiati Susiati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish this journal agree to the following conditions:The author has the copyright and entitles the journal to the first publication with works that are licensed simultaneously under the Creative Commons Attribution CC BY License which allows others to share their work with the recognition of the authorship of the work and initial publications in this journal.
Â
The author can make separate additional contract agreements for the non-exclusive distribution of published journal versions of the work (for example, posting them to the institutional repository or publishing them in a book), with recognition of the initial publication in this journal.
Â
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their websites) before and during the delivery process because it can lead to productive exchanges, as well as quotes that are earlier and larger than published works




.png)


