MODUL PEMBELAJARAN FISIKA MATERI SUHU DAN KALOR BERBASIS MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK KELAS X SMA
DOI:
https://doi.org/10.31851/luminous.v3i2.8622Keywords:
Physics Module, Guided Inquiry Model, Temperature and HeatAbstract
The research objectives of the Physics learning module based guided inquiry models on the material of Suhu dan Kalor (Temperature and Heat)for class X SMA: (1) knowing the characteristics of the physics module based guide inquiry on the material of suhu dan kalor (temperature and heat); (2) testing the feasibility of the Physics module based on guided inquiry at the material of suhu dan kalor (temperature and heat). The design of this research is ADDIE development wich is developed by Dick and Carry (1996), which includes: Analyze (Analisis), Design (Design), Develop (Development), Implemen (Application), and Evaluate (Evaluation). The research instrument uses a feasibility questionnaire sheet. Data analysis was carried out by means of a feasibility test by the learning experts. Based on the data analysis, the results showed: (1) Physisc module products based on the guided inquiry were developed based on guided inquiry activities, based on the assesment of the instructional experts on the characteristics of guided inquiry modules in the “very feasibel†category with a percentage of eligibility of 92,6%; (2) the feasibility of the Physics module based guide inquiry on the material of suhu dan kalor(temperature and heat), it is based on the assessment of learning experts in the category of “very feasibel†with the percentage of feasibility of 91,6%; (3) The practicilaty of physice module based guide inquiry on the material of suhu dan kalor (temperatire and heat) based on the assesment of class X Students of SMA PAB 4 Sampali in the “very practical“ category with apa feasibility percent of 90,3%. So, it can be concluded that the Physics learning module based on the guided inquiry model is very valid to be used in the learning process.
References
Anggereni, S., Rismawati, & Ashar, H. (2019). Perbandingan pengetahuan prosedural menggunakan model discovery terbimbing dengan model inquiry terbimbing. Jurnal Pendidikan Fisika, 7(2), 156–161.
Ansori, M. I. L., Sunarno, W., & Suparmi. (2017). Pengembangan Modul Fisika Berbasis Inkuiri pada Pokok Bahasan Listrik Dinamis Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA/MA. INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA, 6(2).
Ardi, Andreas, dkk. ____.Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materi Pokok Suhu Dan Kalor.UNILA
Ariani, N. D., Masykuri, M., & Suparmi, S. (2018). Pengembangan Modul Fisika Sma/Ma Kelas X Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materi Listrik Dinamis Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA, 7(1), 93. https://doi.org/10.20961/inkuiri.v7i1.19794
Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Astuti, M. W. dkk. 2018. Pengembangan Modul IPA Dengan Menggunaan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pada Materi Suhu dan Kalor Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 6(2).
Dwi Rahdiyanta. (2016). Teknik Penyusunan Modul. 1–14. http://staffnew.uny.ac.id/upload/131569341/penelitian/teknik-penyusunan-modul.pdf
Hadiya, I., Halim, A., & Adlim, A. (2015). Pengembangan Modul Pembelajaran Suhu Dan Kalor Berbasis Masalah Untuk Sma Dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 3(1), 81–92.
Halim, A. (2012). Pengaruh Strategi Pembelajaran dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMPN 2 Secanggang Kabupaten Langkat. Jurnal Tabularasa PPS UNIMED, 9(2), 141–158.
Hosnan, M. 2014. Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
Ikhsan, M., Sutarno, & Prayitno, B. A. (2016). Materi Sistem Gerak Manusia Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas Xi Mia Sma Negeri 1 Wera. Jurnal Inkuiri, 5(1), 133–142.
July Romaitonya Sinaga dan Mariati Purnama Simanjuntak. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Pokok Elastisitas Dan Hukum Hooke Di Kelas Xi Semester I Sma Negeri 10 Medan T.P. 2017/2018. Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika, 1(1), 7–16. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/inpafi/article/view/9122/8268
Mulyaningsih. 2012. Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan.Yogyakarta : Alfabeta.
Purwanto, N. 2010. Prinsip-Prinsip Dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung : PT Remaja Rosdakarya
Prihatin, P., Prayitno, B. A., & Rinanto, Y. (2017). Pengembangan modul berbasis inkuiri terbimbing pada materi jamur untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X SMA Negeri 1 Cepogo Boyolali. Jurnal Inkuiri, 6(1), 75–90.
Roestiyah, N. K. 2008. Strategi Belajar dan Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta
Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana
Sarah, S., & Ngaisah, S. (2016). Penggunaan modul berbasis inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar dan karakter mandiri siswa. Jurnal PPKM II, 114–120.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.
Sudjana, N. 1991. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengaajar. Bandung: Sinar Baru.
Toharudin, U, Hendrawati, S, dan Rustaman, A. 2011. Membangun Literasi Sains. Bandung: Humaniora.
Widyoko. 2012. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Wigati, A., Maharta, N., & Suyatna, A. (2015). Pengaruh Penggunaan Modul Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing Terhadap Minat Dan Hasil Belajar. Jurnal Pembelajaran Fisika Universitas Lampung, 3(6), 122335.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.