Pengaruh Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan

Authors

  • Dinda Ameliana Pavita Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Sukmini Hartati Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Yuliana Sari Politeknik Negeri Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.31851/jmediasi.v9i1.22331

Keywords:

Revenue Sharing Funds, General Allocation Funds, Special Allocation Funds, Capital Expenditure

Abstract

ABSTRACT

 

This study aims to examine the effect of DBH, DAU, and DAK on capital expenditure in regency and city governments in South Sumatra Province for the 2018–2024 period. The study employs a quantitative approach using secondary data analyzed via multiple linear regression using IBM SPSS Statistics version 29. The results show that DBH and DAU have a positive and significant effect on capital expenditures, while DAK has no significant effect. Taken together, all three variables have a significant effect on capital expenditures. These findings indicate that optimal management of transfer funds can increase the allocation of capital expenditures to support regional development.

 

Keywords: Revenue Sharing Funds, General Allocation Funds, Special Allocation Funds, Capital Expenditure.

 

 

ABSTRAK

 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh DBH, DAU, dan DAK terhadap Belanja Modal pada pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan periode 2018–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui IBM SPSS Statistics versi 29. Hasil nya menunjukkan bahwa DBH dan DAU berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Modal, sedangkan DAK tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Belanja Modal. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan dana transfer yang optimal dapat meningkatkan alokasi Belanja Modal guna mendukung pembangunan daerah

 

Kata kunci: : Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Belanja Modal.

References

Alpi, M. F., & Sirait, R. F. (2022). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Belanja Modal pada Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Akuntansi & Pajak, 400–404.

Basia, L., Afriyanti, & Kurniawan, M. L. A. (2025). Pengaruh DAK , DAU , PAD , DBH , UMR & Angkatan Kerja Terhadap Belanja Modal Di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Reflesi Akuntansi, 11, 465–474.

Christia, A. M., & Ispriyarso, B. (2019). Desentralisasi fiskal dan otonomi daerah di indonesia. 15.

Davis, J. H., Schoorman, F. D., & Donaldson, L. (1997). Toward a Stewardship Theory of Management. Academy of Management Review, 22(1), 20–47.

Devi, A. A., & Tjahjono, A. (2023). Pengaruh PAD, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Dana Bagi Hasil terhadap Belanja Modal pada Provinsi Daerah Yogyakarta Periode 2017-2020. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha, 3(3), 1104–1126.

Febriyanti, K. W., & Dewi, N. A. W. T. (2024). Pengaruh PAD, DAU dan DAK terhadap Belanja Modal Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Bali dengan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Variabel Pemoderasi. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 15(03), 735–746.

Hardiana, D. R. (2023). Analisis Implementasi Desentralisasi Fiskal (Kebijakan Transfer Dana ke Daerah pada Realisasi APBN 2021 Pasca Coronavirus Disease-19). Jurnal Administrasi Dan Kebijakan, 8(2).

Hotimah, K., & Fattah, V. (2019). Analisis Efisiensi dan Efektivitas Anggaran Belanja Operasi dan Belanja Modal Daerah Kota Palu. Journal of Economics and Management Scienties, 785–794. https://doi.org/10.37034/jems.v7i4.207

Ketrin, R. A., & Sasongko, N. (2022). Determinan Belanja Modal Pada Kabupaten / Kota Se-Jawa Tahun 2018-2020. Jurnal Akuntansi Publik, 2.

Marliana, R., Slamet, P. A., & Dwi, Y. P. (2022). PENGARUH Pendapan Asli Daerah ( PAD ), Dana Alokasi Umum ( DAU ), Dana Alokasi Khusus ( DAK ), Dana Bagi Hasil ( DBH ) dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) terhadap Belanja Modal di Provinsi D.I Yogyakarta Tahun 2013-2020. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha, 2(2), 620–640.

Mayangsari, R., & Suprihatmi. (2025). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah ( PAD ), Dana Alokasi Umum ( DAU ) dan Dana Bagi Hasil ( DBH ) Terhadap Belanja Modal ( Studi Kasus Pada Pemerintah Kota Surakarta Tahun 2021-2023 ). Jurnal Manajemen Dan Akuntansi, 2(3), 89–99.

Nurwahiddah, A., & Setiawati, E. (2026). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah , dan Dana Perimbangan Terhadap Belanja Modal. Indonesian Journal of Digital Business, 5(4), 2601–2616.

Purnasari, N., Sitompul, E., & Laowo, D. K. (2022). Pengaruh PAD , DBH , DAU dan DAK Terhadap Belanja Modal Daerah Sumatera Utara Tahun 2017- 2019. Riset Dan Jurnal Akuntansi, 6(April), 1412–1425.

Santoso, D. A., Dewi, M. W., & Pardanawati, S. L. (2025). Pengaruh Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus terhadap Belanja Modal Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Akuntansi, 2(4), 64–74.

Santoso, S. F., Bantasyam, S., & Astuti, S. B. (2021). Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Bagi Hasil (DBH) terhadap Belanja Modal (Studi Empiris pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat Tahun 2015-2019). Jurnal Ilmiah Akuntansi Pancasila, 1(September), 94–105.

Suci, D. W. (2023). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Dana Bagi Hasil terhadap Belanja Modaldan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Variabel Moderating pada Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017-2021.

Susanto, B. K. A., & Berliani, K. (2024). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah , Dana Alokasi Umum , Dana Alokasi Khusus , Dan Dana Bagi Hasil Terhadap Belanja Modal ( Studi Pada Kabupaten di Provinsi Jawa Barat tahun 2017-2022 ). JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi), 10(4), 2732–2739.

Downloads

Published

2026-10-03