PROSES PENCIPTAAN DAN BENTUK TARI NGARAP DALAM KARYA TIKEW: CIRCLE OF LIFE “JAK BAWANG ADOK KEUGHIKAN”

Authors

  • Fonda Adiwendro Prodi Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Surakarta, Indonesia
  • Anggono Kusumo Wibowo Prodi Tari, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31851/sitakara.v10i1.17691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penciptaan dan bentuk sajian karya Tari Ngarap. Masalah difokuskan pada (1) Bagaimana proses penciptaan karya Tari Ngarap? (2) Bagaimana bentuk sajian karya Tari Ngarap? Guna mendekati masalah proses penciptaan digunakan acuan teori dari Alma Hawkins yang meliputi tahap eksplorasi, tahap improvisasi, dan tahap pembentukan. Sedangkan masalah bentuk sajian digunakan acuan teori dari Soedarsono yang meliputi gerak tari, pola lantai, musik tari, tata rias busana, properti, waktu dan tempat pertunjukan. Metode penelitian ini menggunakan Practice Led Research, salah satu metode penelitian artistik yang mengacu pada isu penelitian di tengah masyarakat dan dijawab dengan karya tari. Data-data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan diimplementasikan melalui penyusunan konsep, eksplorasi, pembentukan, serta pelatihan. Kajian ini menyimpulkan bahwa melalui proses penciptaan tari dapat membentuk sajian karya Tari Ngarap yang berangkat dari fenomena panen atau Ngarap Tikew. Karya ini termasuk dalam karya koreografi baru yang tersusun atas interpretasi pengkarya terhadap trilogi hubungan antara Tuhan, manusia, dan alam.

Kata Kunci: Proses Penciptaan; Bentuk; Ngarap Tikew

References

Asikin, S., & Thamrin, M. (2012). Manfaat Purun Tikus (Eleocharis dulcis) Pada Ekosistem Sawah Rawa. Jurnal Litbang Pertanian, 31(1), 35-42.

Cathrin, Shely. (2022). Filosofi Cangget Agung Dalam Tradisi Masyarakat Lampung. Jurnal Ilmu Budaya, 6(3), 972-986.

Guntur, G. (2016). Metode Penelitian Artistik: Sebuah Paradigma Alternatif. Surakarta: ISI Press Surakarta.

Hawkins, Alma M. (1990). Mencipta Lewat Tari, Alih Bahasa Y. Sumandiyo Hadi. Yogyakarta: ISI Yogyakarta.

Hawkins, Alma M. (2003). Bergerak Menurut Kata Hati Metode Baru Dalam Menciptakan Tari, Alih Bahasa I Wayang Dibia. Jakarta: Ford Foundation dan Masyarakat Seni Pertunjukan.

Langen, Suzanne K. (1988) Problematika Seni, Alih Bahasa FX. Widaryanto. Bandung: Sunan Ambu Press.

MD, Slamet. (2024). Cakil Mataraman Led Research. Jurnal Sitakara, 9(1), 1-11.

Meri, La. (2003). Elemen-Elemen Dasar Komposisi Tari, Alih Bahasa R.M. Soedarsono. Yogyakarta: Lagaligo.

Nasr, Seyyed H. (2021) Antara Tuhan, Manusia, dan Alam. Yogyakarta: IRCISOD

Reza, Mohamad. (2024). Anyaman Tikew Tiyuh Gedung Ratu. Tubaba: Fasilitas Pemajuan Kebudayaan BPK Wilayah VII.

Rumahuru, Yance Z. (2018). Ritual Sebagai Media Konstruksi Identitas: Suatu Perspektif Teoretisi. Jurnal Pemikiran Islam dan Ilmu Sosial, 11(1), 22-30.

Soedarsono, R.M. (1978). Pengantar dan Komposisi Tari. Yogyakarta: Akademi Seni Tari Indonesia.

Sulastuti, Katarina I. (2022). Pengenalan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Melalui Kreasi dan Inovasi Karya Tari. Jurnal Cahaya Mandalika, 1-18.

Susanti, Dewi. (2015). Penerapan Metode Penciptaan Alma Hawkins Dalam Karya Gundah Kancah. Jurnal Ekspresi Seni, 17(1), 41-56.

Utama, Fitra. (2019). Piil Pesenggiri Dalam Masyarakat Lampung. Jurnal Kelitbangan, 7(2), 117-134.

Widyastutiningrum, Sri Rochana., & Wahyudiarto, Dwi. (2014). Pengantar Koreografi. Surakarta: ISI Press Surakarta.

Downloads

Published

2025-03-04

How to Cite

Adiwendro, F., & Wibowo, A. K. (2025). PROSES PENCIPTAAN DAN BENTUK TARI NGARAP DALAM KARYA TIKEW: CIRCLE OF LIFE “JAK BAWANG ADOK KEUGHIKAN”. Jurnal Sitakara, 10(1), 153–165. https://doi.org/10.31851/sitakara.v10i1.17691