Pengaruh Penambahan Vitamin C Dan Vitamin A Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla serrata)

Authors

  • Amaro Kampus Soares Universitas Pertahanan RI
  • Syaeful Anwar Program Studi Budi Daya Ikan, Fakultas Vokasi Logistik Militer, Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI)
  • Debora Victoria Liubana1 Program Studi Budi Daya Ikan, Fakultas Vokasi Logistik Militer, Universitas Pertahanan Republik Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31851/4x4t2068

Keywords:

Scylla serrata, vitamin C, vitamin A, pakan, pertumbuhan

Abstract

Kepiting bakau merupakan komoditas perikanan bernilai tinggi, baik untuk pasar domestik maupun ekspor, dengan permintaan yang terus meningkat setiap tahunnya (KKP 2024). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan vitamin C dan A dalam pakan terhadap pertumbuhan berat mutlak dan berat spesifik kepiting bakau (Scylla serrata). Penelitian dilakukan selama 30 hari, pada bulan April – Mei 2025 di CV. Elitism, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), 3 perlakuan dan 3 pengulangan. Perlakuan A penambahan pakan ikan rucah + vitamin C, perlakuan B penambahan pakan ikan rucah + vitamin A, dan perlakuan C tidak ada penambahan vitamin  (kontrol). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pertumbuhan berat mutlak pada masing-masing perlakuan adalah perlakuan A  (80 g), perlakuan B (75 g), dan perlakuan C (40 g) dengan demikian penambahan ikan rucah dengan vitamin C merupakan nilai tertinggi pada perlakuan A. Nilai pertumbuhan berat spesifik (SGR) pada masing-masing perlakuan adalah, perlakuan A (0.805 %), perlakuan B (0.809 %), dan perlakuan C (0.433 %), dengan nilai tertinggi didapatkan pada penambahan vitamin A pada perlakuan B. Hasil uji statistik dengan menggunakan One Way Anova menunjukkan bahwa nilai Ftabel > Fhitung (4.25 > 3.16) pada taraf 5% (0,05). Dengan demikian maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan atau tidak ada pengaruh nyata dari perbedaan perlakuan penambahan pakan ikan rucah dengan vitamin A dan vitamin C terhadap pertambahan berat kepiting bakau (Scylla serrata). Hasil uji statistik menunjukan bahwa hipotesis terima H0 dan tolak H1.

 

Mud Crab (Scylla serrata) is a high-value fishery commodity, both for the domestic and export markets, with increasing demand each year (KKP 2024). This study aimed to determine the effect of adding vitamins C and A to feed on the absolute weight gain and specific growth rate of mud crab (Scylla serrata). The research was conducted over a period of 30 days, from April to May 2025, at CV. Elitism, Kupang, East Nusa Tenggara. The method used was an experimental approach with a Completely Randomized Design (CRD), consisting of 3 treatments and 3 replications. Treatment A involved trash fish feed supplemented with vitamin C, treatment B involved trash fish feed supplemented with vitamin A, and treatment C served as the control group with no vitamin supplementation. The results showed that the average absolute weight gain in each treatment was as follows: treatment A (80 g), treatment B (75 g), and treatment C (40 g), indicating that the addition of vitamin C in treatment A resulted in the highest weight gain. The specific growth rate (SGR) values for each treatment were: treatment A (0.805%), treatment B (0.809%), and treatment C (0.433%), with the highest SGR observed in treatment B with the addition of vitamin A. Statistical analysis using One-Way ANOVA showed that the F-table > the F-calculated value (4.25 > 3.16) at the 5% significance level (0.05). Therefore, there was no significant difference or no significant effect of the different treatments (trash fish feed with vitamin A and vitamin C) on the weight gain of mud crab (Scylla serrata). The statistical test results indicated acceptance of the null hypothesis (H0) and rejection of the alternative hypothesis (H1).

 

References

Cahyawati, P. N. (2018). Transport, Metabolisme dan Peran Vitamin A dalam Imunitas. Wicaksana: Jurnal Lingkungan Dan Pembangunan, 2(2), 43–47.

Gareso, A. G., Studi, P., Perairan, B., Perikanan, D., Ilmu, F., Dan, K., & Hasanuddin, U. (2023). Ikan tembang terhadap performa pertumbuhan kepiting bakau ( scylla tranquebarica ) yang dipelihara.

Hasan, H., & Dayanti, F. (2014). Pengaruh vitamin c dalam pakan terhadap pertumbuhan dan sintasan benih ikan biawan (Helostoma temmincki). Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmu Perikanan Dan Kelautan, 3(1), 41–47.

Hastuti, Y. P., Affandi, R., Millaty, R., Nurussalam, W., & Tridesianti, S. (2019). The best temperature assessment to enhance growth and survival of mud crab scylla serrata in resirculating system. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kelautan Tropis, 11(2), 2087–9423.

Hastuti, Y. P., Nadeak, H., Affandi, R., & Faturrohman, K. (2016). Penentuan ph optimum untuk pertumbuhan kepiting bakau Scylla serrata dalam wadah terkontrol. Jurnal Akuakultur Indonesia, 15(2), 171.

Indriani, Y., Ulaan, M., Saselah, J. T., Manganang, Y. A. P., & Mose, N. I. (2025). Bioekologi Ikan Bandeng (Chanos chanos) dengan Padat Tebar yang Berbeda di Tambak Polikultur Petta Barat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Spizaetus: Jurnal Biologi Dan Pendidikan Biologi, 6(1), 49–58.

Issa, J. (2019). Pengaruh Total Dissolved Solids (TDS) terhadap Sistem Osmoregulasi Organisme Akuatik. Jurnal Akuakultur Tropis, 8 (5), 55–60.

Kaligis, E. (2016). Pertumbuhan Dan Kelulusan Hidup Kepitingbakau (Scylla serrata, Forskal) Dengan Perlakuan Salinitas Berbeda. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, 4 (1), 20.

Katiandagho, B. (2014). Analisis fluktuasi parameter kualitas air terhadap aktifitas molting kepiting bakau (Scylla sp). Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 7(2), 21–25.

[KKP] Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2020). Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Thun 2020-2024. 1–23.

[KLHK]. (2021). Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan. 1–209.

Kusuma KR, Ikha Safitri , Warsidah (2021). Keanekaragaman Jenis Kepiting Bakau (Scylla sp.) Di Kuala KotaSingkawang Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 4 (1), 1-9.

Muliani AM, A., Tantu, A. G., Hadijah, H., & Budi, S. (2021). Analisis Kesesuaian Lahan Untuk Budidaya Udang Vannamei Litopenaeus Vannamei Di Kecamatan Mare Kabupaten Bone Sulawesi Selatan. Urban and Regional Studies Journal, 4(1), 36–43.

Nabillah, F., Munir, Z., Permatasari, R. D., Anggraeni, A. S., & Safitriyana, S. (2024). Peramalan Ekspor Tiga Komoditas Utama Sektor Perikanan Menggunakan Metode Time Series: Arima. Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika Dan Statistika, 5(2), 681–696.

Njuruhapa, R. A., Linggi, Y., & Liufeto, F. C. (2024). Pengaruh jenis substrat berbeda dalam proses penggemukan kepiting bakau (Scylla serrata) di CV. Elitism NTT, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Jurnal Aquatik, 7(1), 15–20.

Pinontoan M.P, James J.H. Paulus, Wullur S, Rizald M. Rompas1, Ginting E.L, Pelle W.E. (2023). Oksigen Terlarut dan pH di Air Sisipan Sedimen Mangrove dan Pesisir di Desa Bulutui Kecamatan Likupang Barat. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis. 11 (1) : 132-138.

Putra, A., Yumna, A. S., Alfiazh, A. T., Nugraha, B. A., Sartika, D., Ramadiansyah, F., Novela, M., Chairani, N. J. D., Samsuardi, S., Ramadhan, S., Wake, Y. D., Ilham, I., & Suharyadi, S. (2024). ANALISIS kualitas air pada budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) Sistem Intensif. Jurnal Perikanan Unram, 13(3), 871–878.

Putranti, Giita, Paramadina, Subandiyono, P. (2015). Pengaruh Protein dan Energi Yang Berbeda Pada Pakan Buatan Terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan Dan Pertumbuhan Ikan Mas (Cyprinus carpio). Aquaculture Management and Technology, 4(3), 69–74.

Putri R.A, Samidjan I, Rachmawati D. (2014). Performa Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Kepiting Bakau (Scylla Paramamosain) Melalui Pemberian Pakan Buatan Dengan Persentase Jumlah Yang Berbeda. Journal of Aquaculture Management and Technology. 3 (4), 84-89.

Sari, N.P., Pratiwi, R., & Yuliana, E. (2021). Pengaruh pemberian vitamin terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Perikanan dan Kelautan, 12(1), 45–52.

Siringoringo, Y. N., Desrita, D., & Yunasfi, Y. (2017). Kelimpahan dan pola pertumbuhan kepiting bakau (Scylla serrata) di hutan mangrove Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, 4(1), 26.

Triyanto, Wijaya, N. I., Widiyanto, T., Setiawan, I. Y., & Lestari, F. S. (2012). Pengembangan Silvofishery Kepiting Bakau (Scylla Serrata) dalam Pemanfaatan Kawasan Mangrove di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. In Prosiding Seminar Nasional Limnologi VI.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Pengaruh Penambahan Vitamin C Dan Vitamin A Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla serrata). (2025). Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan Dan Budidaya Perairan, 20(1), 30-40. https://doi.org/10.31851/4x4t2068