KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PEER LESSON DI SMAN 5 BANDAR LAMPUNG

Maria Edistianda Eka Saputri

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran Peer Lesson dan siswa yang memperoleh pembelajaran biasa ditinjau secara keseluruhan maupun kemampuan awal matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen dan populasinya adalah siswa kelas XI IPA SMAN 5 Kota Bandar Lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan dua kelas yaitu XI IPA 1 dan XI IPA 5 sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji perbedaan rataan yaitu uji-t dan Mann-Whitney serta uji anova dua jalur dengan bantuan program SPSS 17 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran Peer Lesson lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran biasa bila ditinjau secara keseluruhan dan kemampuan awal matematis siswa (sedang dan rendah), tetapi tidak berbeda untuk siswa dengan kemampuan awal matematis tinggi.

 

Kata kunci : kemampuan pemecahan masalah matematis, pembelajaran Peer  Lesson

 


Full Text:

PDF

References


Branca, N.A. 1980. Problem Solving as A Goal, Process and Basic Skill”, dalam Problem Solving in School Mathematics. Reston, VA: NCTM.

BSNP. 2006. Draft Final Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta.

Hartono. 2008. Strategi Pembelajaran Active Learning (Suatu Strategi Pembelajaran Berbasis Student Centred). [Online]. Tersedia: https://sditalqalam.wordpress.com/2008/01/09/strategi-pembelajaran-active-learning/. [15 Desember 2014].

Hendriana, H. 2009. Pembelajaran dengan Pendekatan Metaphorical Thinking Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematik, Komunikasi Matematik dan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Menengah Pertama. Disertasi tidak diterbitkan. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Inayah, S. 2013. Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Representasi Multipel Matematis serta Self Esteem Siswa SMP dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kuantum. Tesis tidak diterbitkan. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Juanda. R. Y. 2013. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe MURDER Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. Tesis tidak diterbitkan. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Mariana, R. 2012. Implementasi Pembelajaran Aktif dengan Metode Peer Lesson Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama. Tesis tidak diterbitkan. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Nasution, S. 2000. Didaktik dan Asas-asas Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

NCTM. 1977. Position Paper on Basic Mathematical Skills. Washington, D. C.: National Institute of Education.

Sumarmo, U. 1993. Peranan Kemampuan Logik dan Kegiatan Belajar Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik pada Siswa SMA di Kodya Bandung. Laporan Penelitian IKIP Bandung.

Wardhani, S. 2008. Analisis SI dan SKL Mata Pelajaran Matematika SMP/MTs Untuk Optimalisasi Tujuan Mata Pelajaran Matematika. Yogyakarta: Pusat Pengembangan dan

Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika.

Zaini, H, dkk. 2008. Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: CTSD UIN Sunan Kalijaga.




DOI: http://dx.doi.org/10.31851/indiktika.v1i1.2224

Refbacks

  • There are currently no refbacks.