KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA PADA PEMBELAJARAN PEMODELAN MATEMATIKA DI SMAN 1 SANGA DESA

Zeta Ariano, Yusuf Hartono, Ety Septiati

Abstract


Pemodelan matematika merupakan suatu proses pembelajaran dengan menyederhanakan masalah dunia nyata menjadi masalah matematika kemudian sampai menemukan solusi matematika dan solusi dunia nyata. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah mengikuti pembelajaran pemodelan matematika (mathematical modelling) di kelas X SMA. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.IPA 1 SMA Negeri 1 Sanga Desa tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 36 orang siswa.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes uraian. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada pembelajaran pemodelan matematika pokok bahasan sistem persamaan linier tiga variabel (SPLTV) kelas X SMA Negeri 1 Sanga Desa berkategori baik dengan rata-rata 71,90.                                                                                                         

Kata kunci : pemodelan matematika, kemampuan pemecahan masalah


Full Text:

PDF

References


Ang, K. C. 2001. Teaching Mathematical Modelling in Singapore Schools. The Mathematics Educator, Vol.6(1) : 63-75.

Jatisunda, M. G. 2016. Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Melalui Pembelajaran dengan Pendekatan Kontekstual. Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics), Vol.1(1) : 35-44.

Ningsih, Y. L., dan Rohana. 2016. Prospective Teachers’ Ability in Mathematical Problem Solving Through Reflective Learning. Jurnal Infinity, Vol.5(2) : 75-82.

Parlaungan. 2008. Pemodelan Matematika untuk Peningkatan Bermatematika Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). [Online]. Tersedia: http://repository.usu.ac.id.html. [13 Juni 2017].

Sari, N. M. 2015. Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dengan Metode Eksplorasi. Jurnal AlphaMath, Vol.1(1) : 30-43.

Selvia, F. R., Darmawijoyo, dan Hartono, Y. 2014. Penerapan Pembelajaran Pemodelan Matematika Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Untuk Siswa Kelas VIII SMP. Jurnal Aksioma UNTAD, Vol.3(1) : 66-74.

Setiawati, D., Syahputra, E., dan Rajagukguk, W.A. 2013. Perbedaan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematik Siswa Antara Pendekatan Contextual Teaching and Learning dan Pembelajaran Konvensional pada Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Bireuen. Jurnal Paradikma, Vol.6(1) : 1-13.

Simanullang, B. dan Budhayanti, C. I. S. 2008. Pemodelan Matematika. [Online]. Tersedia: http://www.academia.edu/10360343/Pemecahan_Masalah_Matematika_8_-1_ PEMODELAN_MATEMATIKA. [19 Mei 2017].

Suryani, Fatihah. 2016. Pengaruh Pembelajaran Matematika dengan Metode Pemodelan Matematika (Mathematical Modeling) Terhadap Kemampuan Penalaran Generalisasi Matematis. [Online]. Tersedia: http://repository.uinjkt.ac.id.html. [13 Juni 2017].

Susanto, A. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenadamedia Group.

Turmudi, dkk. 2014. Pengembangan Pembelajaran Matematika dengan Pemodelan (Mathematical Modeling) Berbasis Realistik untuk Mahasiswa. [Online]. Tersedia: http://journal.fpmipa.upi.edu.html. [13 Juni 2017].

Wulandari, W., Darmawijoyo, dan Hartono, Y. 2016. Pengaruh Pendekatan Pemodelan Matematika Terhadap Kemampuan Argumentasi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 15 Palembang. Jurnal Pendidikan Matematika (JPM), Vol.10(1) : 111-123.




DOI: http://dx.doi.org/10.31851/indiktika.v1i1.2235

Refbacks

  • There are currently no refbacks.