Analisis Kesulitan Belajar Matematika pada Materi Pecahan: Studi Kasus Siswa Kelas V Sekolah Dasar

Authors

  • Widya Cahaya Universitas Bengkulu
  • Wina Purnamasari Universitas Bengkulu
  • Abas Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31851/s2wsy614

Keywords:

kesulitan belajar, matematika, pembagian pecahan, siswa sekolah dasar, studi kasus.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentukkesulitan belajar matematika pada materi pembagian pecahanserta faktor-faktor yang berkaitan dengan kesulitan tersebut pada siswa kelas V SD 25 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitianberfokus pada siswa kelas V yang berjumlah 27 orang, sedangkaninforman wawancara terdiri atas seorang guru dan tiga orang siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajiandata, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa kesulitan belajar siswa meliputi mengubah operasipembagian pecahan menjadi perkalian, menentukan pecahanpembagi yang harus dibalik, melakukan perhitungan dengantepat, serta menyelesaikan soal secara mandiri. Faktor-faktoryang berkaitan dengan kesulitan tersebut meliputi pemahamankonsep pecahan yang belum memadai, keterampilan operasihitung dasar yang belum merata, konsentrasi belajar yang kurangkonsisten, serta kemandirian belajar yang masih perludikembangkan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitandalam pembagian pecahan berkaitan dengan pemahaman konsep, keterampilan berhitung, dan kondisi belajar siswa.

References

Abd Rahman, B. P., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani, Y. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Al-Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1-8.

Al Ahfiani, P., & Alani, N. (2026). Analisis penyebab kurangnya konsentrasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1).

Amalia, R., & Mawardini, A. (2023). Analisis kesulitan belajar matematika di sekolah dasar. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 2(2), 210-218.

Gusmarlia, F. (2025). Pentingnya Konsep Dasar Matematika Di Sekolah Dasar. Jurnal Literasiologi, 14(1).

Lenz, K., Dreher, A., Holzäpfel, L., & Wittmann, G. (2020). Are conceptual knowledge and procedural knowledge empirically separable? The case of fractions. British Journal of Educational Psychology, 90(3), 809–829.

Maelasari, E., & Jupri, A. (2017). Analysis of student errors on division of fractions. Journal of Physics: Conference Series, 812(1), 012033.

Purnomo, Y. W., Widowati, C., & Ulfah, S. (2019). Incomprehension of the Indonesian elementary school students on fraction division problem. Infinity Journal, 8(1), 57–74.

Siregar, L. N. K. (2023). KONSEP MATEMATIKA SD/MI:(Memahami Matematika Secara Benar dan Menyajikannya dengan Menarik). CV. Pusdikra Mitra Jaya.

Nurhaswinda, N., & Parisu, C. Z. L. (2025). Kesulitan belajar Matematika di sekolah dasar dan solusinya. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(1), 50-58.

Sari, A. S., Aprisilia, N., & Fitriani, Y. (2025). Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif: Observasi, wawancara, dan triangulasi. Indonesian Research Journal on Education, 5(4).

Sugiyono. (2023). Metode penelitian studi kasus: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan kombinasi. Alfabeta.

Sundari, S., Fuadi, D., Hidayati, Y. M., Rahmawati, L. E., Fauziati, E., & Sutama, S. (2022). Elementary students’ independence in solving mathematics learning problems in post COVID-19 pandemic. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(4), 5755–5768.

Downloads

Published

2026-09-16