Hubungan Perilaku Digital Natives Dengan Hasil Belajar Harian Siswa Kelas III SDN47 Tompotikka
DOI:
https://doi.org/10.31851/rf966w87Keywords:
Digital Natives; Hasil Belajar; Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perilaku digital natives siswa kelas III SDN 47 Tompotikka Kota Palopo, menganalisis hasil belajar harian siswa, dan mendeskripsikan hubungan antara keduanya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan populasi 73 siswa dan teknik Total Sampling. Instrumen variabel X berupa angket skala Likert 9 butir mencakup empat dimensi perilaku digital natives. Variabel Y diperoleh dari dokumentasi nilai harian. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji linearitas, dan uji hipotesis korelasi Pearson Product Moment menggunakan SPSS Ver. 32.0. Hasil penelitian menunjukkan: (1) perilaku digital natives berada pada kategori Tinggi (rata-rata 26,49); (2) hasil belajar harian berada pada kategori Baik (rata-rata 80,90); dan (3) terdapat hubungan yang lemah namun signifikan antara perilaku digital natives dan hasil belajar harian dengan nilai r = 0,250 dan Sig. (2-tailed) = 0,033 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku digital natives memberikan kontribusi positif yang nyata namun tidak dominan terhadap hasil belajar siswa.
Downloads
References
Ahmad, Y., Kune, S., & Syamsuddin, A. (2022). “Application of problem-based learning-audio visual approach to improve science problem-solving ability of elementary school students.” Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 5(2), 227–242. https://doi.org/10.24256/pijies.v5i2.2857
Azami, M. N., & Nurdiansyah, A. (2025). “Hubungan literasi digital dengan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas V SD Kota Pontianak.” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 417–427. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.36286
Erinsyah, M. F., & Sasmito, G. W. (2024). “Sistem evaluasi pada aplikasi akademik menggunakan metode skala Likert dan algoritma Naïve Bayes.” Komputa: Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika, 13(1), 74–82. https://doi.org/10.34010/komputa.v13i1.10940
Febriyanti, B. N. (2023). Teknik pengambilan sampel.
Ismayani, A. (2023). Metodologi penelitian. Syiah Kuala University Press.
Juwantara, R. A. (2019). “Analisis teori perkembangan kognitif Piaget pada tahap anak usia operasional konkret 7–12 tahun dalam pembelajaran matematika.” Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 27–34. https://doi.org/10.18592/aladzkapgmi.v9i1.3011
Kolikant, Y. (2010). “Digital natives, better learners? Students’ beliefs about how the internet influenced their ability to learn.” Computers in Human Behavior, 26(6), 1384–1391. https://doi.org/10.1016/j.chb.2010.04.012
Lathifah, D. F., Arta, K. S., & Syahrin, A. A. (2025). “Korelasi intensitas penggunaan media sosial TikTok dan literasi digital dengan hasil belajar sosiologi materi perubahan sosial pada siswa kelas XII IPS SMA Negeri 2 Denpasar.” Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 7(1), 35–47. https://doi.org/10.23887/jpsu.v7i1.95244
Melati, D. P., Rahman, A., & Nurhadi. (2022). “Studi korelasi antara literasi digital dan minat belajar siswa pada era pandemi Covid-19.” Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 20(2), 204–218. https://doi.org/10.53515/qodiri.2022.20.2.204-218
Mulyati, B., & Farkhah, E. (2020). “Hubungan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar siswa.” Progress: Jurnal Pendidikan, Akuntansi dan Keuangan, 3(1), 42–51. https://doi.org/10.47080/progress.v3i1.773
Panadero, E. (2017). “A review of self-regulated learning: Six models and four directions for research.” Frontiers in Psychology, 8, 422. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.00422
Prensky, M. (2001). “Digital natives, digital immigrants.” On the Horizon, 9(5), 1–6. https://doi.org/10.1108/10748120110424816
Rusydiyah, E. F. (2022). Teknologi pembelajaran: Implementasi pembelajaran era 4.0. UIN Sunan Ampel Press Surabaya. https://repository.uinsa.ac.id/id/eprint/1069/
Salam, S., Firman, F., & Mirnawati, M. (2022). “How to improve learning outcomes of the Indonesian language in elementary schools through the implementation of problem-based learning methods.” Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 5(1), 131–144. https://doi.org/10.24256/pijies.v5i1.2736
Wahyudin, W., Ruslan, R., & Nasaruddin, N. (2026). “Analisis penilaian proses dan hasil belajar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran abad ke-21.” Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam, 24(1), 169–180. https://doi.org/10.52266/kreatif.v24i1.5929
Wulandari, A., & Anggitasari, S. (2025). “Hubungan tingkat literasi digital dengan pola perilaku pada pengguna media sosial TikTok.” Journal of Governance and Public Administration, 3(1), 159–165. https://doi.org/10.70248/jogapa.v3i1.3332
Yusup, F. (2024). “Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif.” Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(1). https://doi.org/10.18592/tarbiyah.v7i1.2100



