PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN METODE DEMONTRASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS II.B SD NEGERI 65 PALEMBANG

Hana Rustina

Abstract


Abstrak

Permasalahan yang ingin dikaji dalam penelitian ini adalah: Apakah Model Pembelajaran Metode Demontrasi   dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa   kelas II SD Negeri 65 Palembang ?.Tujuan dari penelitian tindakan ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA  melalui model pembelajaran Metode Demontrasi   di kelas II SD Negeri 65 Palembang. Adapun Subjek dalam penelitian ini berjumlah 27 orang siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan revisi. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis data diperoleh bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan. peningkatan hasill belajar tersebut ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklusnya, yaitu pra siklus mencapai 33.33%, siklus I meningkat sebesar 70.37 %, dan  siklus II mengalami peningkatan yang sangat baik mencapai 85,19%. Dari hasil analisis data diperoleh dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Metode Demontrasi   dapat berpengaruh positif terhadap peningkatan aktivitas serta hasil belajar siswa kelas II SD Negeri 65 Palembang, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran IPA selanjutnya.

 

Kata Kunci: Metode Demontrasi, Hasil Belajar, IPA.


Keywords


Hasil Belajar IPA, Metode Demontrasi

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, M. (2009). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta

Daryanto. (2009). Panduan Proses Pembelajaran Kreatif dan Inovatif. 2009. Jakarta: AV Publisher.

Depdikbud. (1997). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Djamarah, S. B. (2000). Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, O. (2012). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara

Isjoni. (2009). Cooperative Learning. Bandung: Alfabeta.

Kasbolah, K. (1999). Penelitian Tindakan Kelas. Malang: Depdiknas.

Rusman. (2012). Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sagala, S. (2010). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta

Sanjaya, W. (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Haryanto, S. (2012). Pengertian Media Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka.




DOI: http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v19i1.4998

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.