Analisis Kebutuhan Instrumen Tes Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Materi Geometri
DOI:
https://doi.org/10.31851/indiktika.v7i2.18470Keywords:
higher order thingking skills, geometryAbstract
Rendahnya kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi Geometri siswa sekolah menengah disebabkan oleh kesulitan mereka dalam memvisualisasikan konsep serta kurangnya pelatihan soal-soal Geometri dengan level HOTS. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajarkan dengan pembelajaran berbasis HOTS dapat membantu meningkatkan pencapaian siswa dalam Matematika. Oleh karena itu, guru memerlukan panduan yang tepat dalam menyusun dan mengembangkan soal-soal HOTS yang sesuai untuk mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan soal HOTS Geometri untuk siswa sekolah menengah berdasarkan sudut pandang para guru. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan melibatkan 68 guru Matematika tingkat sekolah menengah dari Provinsi Sumatera Selatan. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. yang mencakup aspek harapan kinerja, harapan usaha, sikap terhadap pengembangan soal, pengaruh sosial, efikasi diri, kondisi pendukung, dan niat perilaku dalam menggunakan instrumen HOTS dalam pengajaran Geometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru (90,0%) menyatakan setuju terhadap pengembangan instrumen tes HOTS pada materi Geometri. Berdasarkan temuan dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa guru memerlukan instrumen tes HOTS pada materi geometri agar dapat digunakan untuk melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi sehingga siswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan di era abad 21
References
Anggraini, N. P., Siagian, T. A., & Agustinsa, R. (2022). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Berbasis AKM. ALGORITMA: Journal of Mathematics Education, 4(1), 58–78.
Anugrahana, A. (2018). Tinjauan Deskriptif Penerapan Higher Order Thinking dan Problem-Based Learning pada Mata Kuliah Geometri Berdasarkan Kemampuan Matematika Mahasiswa. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 8(2), 142–156.
Ariyana, I. K. S. (2020). Analisis Kebutuhan Tes Hasil Belajar Matematika Sekolah Dasar Berkarakteristik HOTS Berbentuk Pilihan Ganda. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 12(2), 87–98.
Deviana, T., & Kusumaningtyas, D. I. (2019). Analisis Kebutuhan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Tematik Berbasis HOTS (Higher Of Order Thinking Skills) pada Kurikulum 2013 di SD Muhammadiyah 05 Batu. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 3(2), 64–74.
Dewi, A. A. A., Maharani, H. R., & Ubaidah, N. (2022). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Menyelesaikan Soal Geometri Tipe HOTS Ditinjau dari Self Confidence. Prosiding Konstelasi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) Klaster Humanoira.
Handayani, F., Hartono, H., & Lestari, W. (2019). Need Analysis in the Development of HOTS-Oriented Study Project Assesment Instrument in Android-Based Science Learning. Journal of Research and Educational Research Evaluation, 8(1), 57–64.
Hwang, W.-Y., Lin, Y. J., Utami, I. Q., & Nurtantyana, R. (2023). Smart Geometry Learning in Authentic Contexts With Personalization, Contextualization, and Socialization. IEEE Transactions on Learning Technologies.
Lewis, A., & Smith, D. (1993). Defining Higher Order Thinking. Theory into Practice, 32(3), 131–137.
Mariani, R., Ansori, H., & Mawaddah, S. (2021). Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Menurut Teori Anderson dan Krathwohl pada Siswa SMP Kelas IX. Jurmadikta, 1(1), 49–55.
Martin, R., & Surya, E. (2022). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pada Materi Geometri. Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), 105–111.
Muhtadin, A., Rizki, N. A., Haeruddin, H., Berahman, B., Ramadhani, N. I., & Laisa, N. I. (2024). Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kartu Soal Numerasi Berstandar TIMSS dan PISA bagi Calon Guru/Guru Matematika. Madaniya, 5(4), 1841–1851.
Muslim, M., Ikhsan, M., & Abidin, T. F. (2018). Student Difficulties in Solving High Order Thinking Skills (HOTS) Problem on Geometry Problems Viewed from the Cognitive Styles. Proceedings of AICS-Social Sciences, 8, 310–315.
Nasution, E. Y. P. (2017). Meningkatkan Kemampuan Spasial Siswa Melalui Pembelajaran Geometri Berbantuan Cabri 3D. Mathline: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 2(2), 179–194.
Nurlisa, D. (2023). Pengembangan Modul Berbasis Soal Hots Pada Materi Cahaya Dan Alat-Alat Optik Tingkat SMP/MTS. UIN AR-RANIRY.
Nursyifa, H. S., Lidinillah, D. A. M., & Kosasih, E. (2020). Analisis Soal HOTS Materi Geometri Dalam Buku Teks Matematika Kelas IV SD. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(4), 121–131.
Ojose, B. (2011). Mathematics Literacy: Are we able to put the mathematics we learn into everyday use. Journal of Mathematics Education, 4(1), 89–100.
Plomp, T., & Nieveen, N. (2013). Educational Design Research Educational Design Research. Netherlands Institute for Curriculum Development: SLO, 1–206.
Purbaningrum, K. A. (2017). Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Belajar. JPPM (Jurnal Penelitian Dan Pembelajaran Matematika), 10(2).
Rofiah, E., Aminah, N. S., & Ekawati, E. Y. (2013). Penyusunan Instrumen Tes Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Fisika pada Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika, 1(2).
Safrina, K., Ikhsan, M., & Ahmad, A. (2014). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Geometri Melalui Pembelajaran Kooperatif Berbasis Teori Van Hiele. Jurnal Didaktik Matematika, 1(1).
Saraswati, P. M. S., & Agustika, G. N. S. (2020). Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi dalam Menyelesaikan Soal HOTS Mata Pelajaran Matematika. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 4(2), 257–269.
Setiawati, W., Asmira, O., Ariyana, Y., Bestary, R., & Pudjiastuti, A. (2019). Buku Penilaian Berorientasi Higher Order Thinking Skills. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. https://repositori.kemdikbud.go.id/15158/1/Buku Penilaian HOTS.pdf
Sulistyorini, Y., Napfiah, S., Yazidah, N. I., Argarini, D. F., & Listiani, W. (2020). Profil Higher Order Thinking Skills Mahasiswa dalam Memecahkan Masalah Geometri. JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika), 5(2), 87–97.
Sylviani, S., & Permana, F. C. (2019). Pembelajaran Matematika Tingkat Sekolah Dasar Menggunakan Aplikasi Geogebra Sebagai Alat Bantu Siswa dalam Memahami Materi Geometri. Edsence: Jurnal Pendidikan Multimedia, 1(1), 1–8.
Tuela, A. I., & Palar, Y. N. (2022). Analysis of Higher Order Thinking Skills (HOTS) Based on Bloom Taxonomy in Comprehensive Examination Questions. Jurnal Kependidikan Vol, 8(4).
Widana, I. W. (2017). Modul Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skill (HOTS). Direktorat Pembinaan SMA Kemdikbud.
Yousef, A. M. F. (2021). Augmented Reality Assisted Learning Achievement, Motivation, and Creativity for Children of Low‐Grade in Primary School. Journal of Computer Assisted Learning, 37(4), 966–977.
Yusuf, I., & Widyaningsih, S. W. (2018). Profil Kemampuan Mahasiswa dalam Menyelesaikan Soal HOTS di Jurusan Pendidikan Fisika Universitas Papua. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(1), 42–49.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yunika Lestaria Ningsih, Destiniar, Putri Fitriasari, Dina Octaria

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.











