Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Muatan IPA Menggunakan Model PBL, TPS, Time Token Di SD

Authors

  • Abdul halim Halim Universitas Lambung Mangkurat
  • Ahmad Mulyani Rizalie UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

DOI:

https://doi.org/10.31851/scholastica.v6i2.13000

Abstract

The problems that occur in this study are low activity and learning outcomes due to a lack of understanding of science content, lack of concern for students in class, one-way learning becomes learning that is not meaningful for students. Efforts to overcome this problem are using the PBL, TPS, and Time Token models. The purpose of the study was to describe educator activities, analyze student activities and learning outcomes in science content theme 8 combining style and motion in class IVA students at SDN Teluk Tiram 2 Banjarmasin. The subjects of this research were 20 students. The research method used was a qualitative approach in the form of observing the activities of teachers and students, while a quantitative approach in the form of student learning outcomes was obtained through assessments of the cognitive, affective, psychomotor domains, with the results of meeting III showing that the activities of educators received a score of 93.75 with the criteria "Very good". Student activities get a score of 100% of the "Very Active" criteria. Cognitive learning outcomes reach 100%, affective reach 100% and psychomotor reach 90%. Based on the results obtained, it can be concluded that using a combination of PBL, TPS, and Time Token can increase learning activities and results.

 

Masalah yang terjadi dalam penelitian ini yaitu rendahnya aktivitas dan hasil belajar dikarenakan kurangnya memahami muatan IPA, kurangnya tingkat kepedulian siswa dikelas, pembelajaran satu arah menjadi pembelajaran yang tidak bermakna bagi siswa. Upaya mengatasi permasalahan ini yaitu menggunakan model PBL, TPS, dan Time Token. Tujuan dari penelitian untuk mendeskripsikan aktivitas pendidik, menganalisis aktivitas peserta didik dan hasil belajar muatan IPA tema 8 menggabungkan gaya dan gerak pada siswa kelas IVA SDN Teluk Tiram 2 Banjarmasin. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berupa observasi aktivitas guru dan siswa, sedangkan pendekatan kuantitatif berupa hasil belajar siswa diperoleh melalui penilaian ranah kognitif, afektif, psikomotorik, dengan hasil dipertemuan III memperlihatkan kegiatan pendidik mendapat skor 93,75 dengan kriteria “Sangat baik”. Aktivitas peserta didik memperoleh skor 100% kriteria “Sangat Aktif”. Hasil belajar kognitif mencapai 100%, afektif mencapai 100% dan psikomotorik mencapai 90%. Berdasarkan hasil yang diperoleh bisa diambilkesimpulan dengan penggunaan kombinasi PBL, TPS, dan Time Token dapat meninkatkan aktivitas dan hasil belajar.

Downloads

Published

2023-09-01