GAMBARAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA TERISOLIR SERTA IMPLIKASINYA DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Solihatun Solihatun, Maria Oktasari

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keterampilan sosial bagi siswa terisolir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 3 kelas paralel yaitu kelas X, XI dan kelas XII yang berjumlah 672 siswa, dan untuk menentukan sampel atau kelas yang menjadi subyek penelitian digunakan teknik purposive samplingyaitu sampel diambil dengan maksud atau tujuan tertentu. Adapun sampel yang dipilih adalah kelas XI dengan jumlah 204 siswa. Dengan maksud bahwa kelas XI merupakan kelas di mana siswa nya masih butuh beradaptasi dan memungkinkan masih terdapat siswa yang terisolir. Selanjutnya, untuk mengetahui siswa terisolir dari sampel diatas, maka digunakan alat sosiometri. Jika dilihat dari hasil sosiometri dapat terlihat bahwa siswa terisolir terdapat 15 orang, 2 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Instrumen keterampilan sosial yang digunakan adalah skala model Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial siswa terisolir di SMKN 20 Cilandak Jakarta Selatan terlihat adanya 1 (6,7%)  siswa terisolir memiliki keterampilan sosial yang sangat rendah sedangkan untuk kategori rendah terdapat 5 (33,3%) siswa terisolir. Kategori sedang 4 (26,7%) siswa, kategori tinggi 3 (20%) serta kategori sangat tinggi 2 (13,3%). Implikasi hasil penelitian tersebut dapat dijadikan sebagai analisis kebutuhan siswa untuk pembuatan program BK dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa terisolir.

 

Kata Kunci: Keterampilan Sosial, Siswa Terisolir

 

DESCRIPTION OF SOCIAL STUDENTS 'SOCIAL SKILLS AND ITS IMPLICATIONS OF SERVICE SERVICES AND CONSELING SERVICES

 

Abstract

This research aimed to know the description of the social skills for isolated students. This research method using a quantitative approach to deskriptif. The population used in this study as many as three parallel classes, namely the classes X, XI and XII class of 672 students, and to determine the sample or the class became the subject of purposive sampling technique used research i.e. samples taken with the intent or purpose. As for the sample selected was a class XI with a total of 204 students. With the intention that the class XI is a class where his students still need to adapt and allow the students there are still isolated. Next, to find out which students isolated from the samples above, then use the tool sosiometri. If seen from the results of sosiometri can be seen that isolated students there were 15 people, 2 person male students and female students 13 people. The instrument used is the social skill scale Likert model. The results showed 1 showed that isolated students in social skills — 20 Cilandak South Jakarta seen the existence of 1 (6.7%) isolated students have very low social skills while for low-there are 5 categories (33.3 %) students were isolated. Category 4 (26.7%) were students, high-category 3 (20%) as well as the very high category 2 (13.3%). The implications of the results of such research can serve as an analysis of the needs of students for making the program BK in improving social skills the students are isolated.

 

Keywords: social skills, students are Isolated


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v16i3.2108

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
WAHANA DIDAKTIKA by https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/didaktika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.